Paru-paru basah atau dikenal juga sebagai pneumonia yaitu penyakit yang diakibatkan infeksi yang memicu inflamasi pada kantong-kantong udara atau pada alveolus di salah satu bagian paru-paru, atau bahkan keduanya. Paru-paru basah juga disebabkan oleh bakteri, virus dan jamur ataupun faktor lain yang tidak memiliki hubungan dengan infeksi mikrob lainnya yang mengakibatkan peradangan paru-paru.

Selain itu, penyebab lain yang mungkin terjadi adalah karena memiliki penyakit lain, seperti penyakit diabetes melitus, penyakit jantung, asma dan kanker. Meskipun pada saat ini orang-orang yang terinfeksi penyakit paru-paru basah ini akan sembuh, namun sekitar 5% pnderita penyakit ini juga memiliki prognosis buruk sehingga dapat mengakibatkan kematian pada penderitanya.

 

Penyebab Penyakit Paru Paru Basah

Paru-paru basah biasanya diawali dengan infeksi pada sistem peranfasan bagian atas. Infeksi ini biasanya disebabkan oleh virus dan bakteri, namun infeksi yang disebabkan oleh parasit dan jamur juga dapat terjadi. Organisme tersebut biasanya masuk ke dalam sistem paru melalui udara yang dihisap oleh tubuh. Beberapa organisme juga dapat menginfeksi paru-paru seseorang melalui aliran darah. Setelah masuk ke dalam saluran pernapasan, organisme tersebut lalu menyerang parenkim dan alveoli paru-paru seseorang.

Tubuh akan kemudian memproduksi kekebalan tubuh untuk melawan organisme tersebut, yang dapat menyebabkan perlepasan sitokin, peradangan, kerusakan pada gabungan paru-paru dan sistem paru. Resiko dari paru-paru basah semakin besar bagi para pasien yang menderita kondisi kesehatan tertentu, termasuk mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronis), dan kondisi berkepanjangan lainnya, seperti diabetes dan penyakit ginjal.

Mereka yang pernah dirawat di rumah sakit untuk jangka waktu yang cukup lama, terutama mereka yang diintubasi dan sedang menggunakan alat bantu pernapasan, juga beresiko tinggi terkena penyakit ini. Kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol serta paparan hewan ternak dan kotoran burung juga meningkatkan resiko seseorang terkena paru-paru basah. Infeksi bakteri adalah penyebab paru-paru basah yang paling umum terjadi.

Baca juga : Jika Anda Mengalami Komplikasi Diabetes

Bakteri yang paling sering menyebabkan kondisi ini adalah Streptococcus pneumoniae, diikuti oleh Haemophilus influenzae. Penghisapan isi perut juga menyebabkan organisme anaerobik terhisap oleh seseorang.Sementara itu, jenis virus yang paling sering menyebabkan kondisi ini adalah RSV (respiratory syncytial virus), rhinovirus dan virus influenza, terutama sepanjang musim flu.

Infeksi karena parasit dan jamur biasanya terjadi pada mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah, dan tinggal atau bepergian ke area dimana organisme tersebut banyak berkembang. Bagi para pasien yang terinfeksi HIV, infeksi yang disebabkan oleh Pneumocytis jiroveci cukup sering terjadi, dan biasanya mematikan. Infeksi yang disebabkan oleh campuran antara organisme-organisme di atas dapat terjadi pada 15-45% dari total kasus paru-paru basah.

 

Tanda Penyakit Paru Paru Basah

Salah satu penyakit yang menjadi penyebab kematian di Amerika Serikat adalah penyakit paru-paru basah Pneumonia). Pada setiap tahunnya penyakit ini dapat menyerang sekitar 450 juta orang, dan 7% dari total populasi dunia, selain itu sekitar 4 juta orang akan mengalami kematian.

Untuk itu sangatlah diwajibkan untuk anda mengetahui gejala-gejala penyakit paru-paru basah atau pneumonia, karena dengan mengetahui gejala paru-paru basah tersebut anda dapat melakukan hal-hal yang dapat menghindari penyakit tersebut.

 

Gejala yang terjadi pada penderita Paru-paru basah, antara lain:

  • Nyeri dada yang bertambah parah ketika batuk
  • Demam, menggigil, dan sering berkeringat
  • Napas cepat dan kesulitan bernapas (Asma)
  • Batuk kering atau disertai dahak dan mengi Nyeri otot
  • Kehilangan nafsu makan
  • Mual dan muntah
  • Jantung berdebar

 

Baca Juga : Inilah Gejala Awal Penyakit Diabetes

Cara Menghindari Paru Paru Basah

Menghindari paru-paru basah dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat.  Misalnya, dengan tidak merokok dan mengurangi konsumsi minuman beralkohol. Namun tidak hanya itu, masih ada tindakan pencegahan lain yang bisa dilakukan, yaitu:

Menjaga kebersihan demi menangkal penyebaran kuman. Mencuci tangan secara rutin demi menghindari penularan kuman dari orang yang satu ke lainnya atau ke benda yang disentuh.

Buanglah tisu atau alat pembersih lain yang memungkinkan kuman-kuman dapat tumbuh serta menyerang mulut dan hidung manusia, serta menutup mulut dan hidung dengan sapu tangan ketika bersin.

Menjaga Kebersihan

Menjaga kebersihan, baik itu kebersihan tubuh atau kebersihan lingkungan adalah hal yang sangat penting dan juga kewajiban anda terutama kebersihan pada tangan. Hal itu disebabkan karena tangan dapat menjadi alat perantara masuknya mikroorganisme ke dalam tubuh sehingga hal tersebut dapat menyebabkan paru-paru basah terjadi.

Menghindari Rokok

Bagi anda yang rutin merokok, menghentikaan kebiasaan rutin merokok tersebut adalah hal yang sangat sulit. Karena rokok adalah kebiasaan buruk yang sudah terbukti salah satu sumber timbulnya berbagai jenis penyakit dimulai dari yang ringan hingga penyakit yang ganas. Dengan menghisap rokok merupakan hal yang menimbulkan penyakit paru-paru basah.

Menjauhi Minuman Alkohol

Tidak jauh berbeda dengan rokok, minuman alkohol juga minuman yang dapat menjadi pemicu timbulnya berbagai jenis penyakit di dalam tubuh manusia. Minum-minuman yang mengandung alkohol tentunya hal yang harus anda hindari, karena minuman ini juga dapat menyebabkan penyakit paru-paru basah. Untuk anda yang ingin terhindar dari penyakit paru-paru basah yaitu dengan menghindari minuman yang mengandung alkohol tersebut. Selain itu alkohol juga dapat menimbulkan penyakit-penyakit berbahaya lainnya.

 

Untuk mengetahui cara penyembuhan penyakit Paru-paru basah bisa langsung konsultasikan dengan pakar yang sudah menangani ratusan kasus tersebut yaitu Bapak Tinggal Guharto

HUBUNGI KAMI